Fiqih Online

Ramadan, Jalan Bareng Pacar


Ivan Aditya | Selasa, 24 Juli 2012 | 11:11 WIB | Dibaca: 721 | Komentar: 1

Pertanyaan :

Ustadz, apa sih hukum pacaran dalam pandangan Islam? Apakah jika jalan bareng pacar di bulan Ramadhan puasa kita batal? Mohon penjelasannya. (Mutia, 08122753xxxx)

Jawaban :

Terima kasih mbak Fenti atas pertanyaan anda. Semoga kabar anda baik selalu. Sekadar untuk diketahui bahwa masalah pacaran berada dalam wilayah mu’amalah sehingga sebenarnya bermu’amalah (bergaul) itu hukumnya mubah-mubah saja (boleh) selama tidak mendekati hal-hal yang diharamkan.

Hanya saja, pacaran dalam benak anak-anak muda sekarang…selalu identik dengan perbuatan mendekati perzinahan (taqrab zinah). Jadi yang diharamkan itu adalah perbuatan taqrab zinahnya, dan bukan bergaulnya. Dalilnya dapat kita lihat di dalam Q.S.Al-Israa’:32. Sehingga dapat kita tarik kesimpulan, bahwa setiap bentuk perbuatan taqrab zinah apakah dalam bentuk komitmen pacaran, dalam bentuk perkosaan atau TTM (Teman Tapi Mesra)-an adalah perbuatan yang diharamkan.

Kemudian apakah jalan bareng pacar di bulan Ramadan bisa membuat puasa batal? Jawabannya bisa saja, jika kemudian dari sekadar jalan-jalan kemudian menjurus ke aktivitas yang taqrab zinah tadi. Misal boncengan dengan pacar, berpegangan tangan atau menyendiri/berkhalwat di tempat-tempat sepi.

Bulan Ramadan adalah bulan yang mulia. Tidak semestinya bulan Ramadan kita isi dengan perkara-perkara yang tidak jelas arahnya seperti pacaran. Dari pada pacaran lebih baik waktu dimanfaatkan untuk ibadah. Semoga di kemudian hari kita mendapatkan hidayah untuk dapat lepas dari godaan pergaulan termasuk dalam bentuk pacaran gaya remaja sekarang. Semoga bermanfaat.

Wallahu A’lamu Bishawwab