ANALISIS

TAHUN-TAHUN lalu, biasanya pada malam tanggal 1 Suro, (seperti misalnya malam nanti), banyak warga yang menjalani ritual tirakat. Bentuknya bervariasi. Ada yang mubeng beteng Kraton tanpa bicara (mbisu), ada yang kungkum di tempuran beberapa sungai, ada yang berziarah di makam yang dianggap keramat, mengunjungi pantai Laut Selatan, goa atau petilasan yang dianggap sakral, mendaki gunung Merapi, Merbabu, Lawu, Sumbing, Sindoro, puncak Suroloyo di perbukitan Menoreh, dan lain-lain.--(Kiriman: Hendro Wibowo, Jalan P Diponegoro 122, Kutoarjo 54212)







SOROTAN MINGGU INI


Sawan Manten

E-PAPER